top of page

Gula Palem sebagai Pemanis Seasoning Snack dan Mie Instan

31 Agu
3 menit membaca

Produk snack retail di Indonesia, Jepang, Jerman dan Norwegia yang mengandung Gula Palem sebagai pemanis utama
Produk makanan ringan retail di Indonesia, Jepang, Jerman dan Norwegia yang mengandung Gula Palem

Enau atau Aren (Arenga pinnata) dan kelapa (Cocos nucifera) adalah tanaman dari keluarga Arecaceae atau Palmae (palem-paleman) yang sudah sejak lama dimanfaatkan masyarakat Indonesia untuk dijadikan sumber gula alami.  Masyarakat pedesaan menyadapnya dengan cara mengayun, memukul, dan memotong ujung tandan bunganya sehingga keluar cairan gula yang disebut nira.


Secara tradisional nira yang telah dikumpulkan kemudian dimasak dengan kayu bakar hingga mengental, terkaramelisasi dan memadat menjadi gula aren atau gula kelapa yang keduanya bisa disebut sebagai gula palem, gula jawa atau gula merah.  Pada skala industri, nira diproses dan dimasak dengan mesin yang lebih canggih kemudian diolah menjadi bentuk padat atau bubuk sesuai kebutuhan industri yang juga disebut sebagai gula semut. Gula palem sudah dipakai secara turun temurun sebagai pemanis alami kue khas Indonesia seperti klepon, dodol, cucur, kue cincin, burayot, lepet, arem-arem singkong dll dan minuman tradisional yaitu es cincau & es cendol.  Popularitasnya kian meningkat mengingat tren healthy atau kembali ke bahan real food menguat di Indonesia pada beberapa tahun terakhir.  Para pelaku industri F&B dan horeca melirik gula palem sebagai bahan pemanis utama selain gula pasir/rafinasi yang berasal dari tetes tebu.


Permintaan gula palem di dalam negeri kian meningkat karena ramai digunakan sebagai pemanis alami pada minuman kopi kekinian sejak tahun 2015 dan boba pada tahun 2019.  Meskipun saat ini tren minuman boba sudah menurun, sebaliknya industri kedai kopi kekinian semakin menguat.  Kini setiap brand kafe kopi pasti memiliki menu kopi susu gula palem.


Komoditas gula palem dari tahun ke tahun semakin diminati dan menunjukkan tren pertumbuhan yang positif untuk kebutuhan di dalam negeri maupun di luar negeri.  Apalagi semenjak covid 19, tren permintaan terhadap bahan makanan alami meningkat di tengah tren mengurangi konsumsi gula pasir yang berasal dari tebu yang kian menguat.  Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), ekspor gula semut atau gula palem Indonesia mencapai volume 31,41 ribu ton atau senilai 58,01 juta USD pada tahun 2024. Sementara itu pada tahun 2025 nilai ekspor mengalami tren positif akibat adanya peningkatan konsumsi gula palem di luar negeri. Diperkirakan volume gula palem yang diekspor pada tahun 2025 adalah 33,2 ribu ton.


Negara-negara seperti Belanda, Jerman, USA, Eropa adalah beberapa negara konsumen gula palem asal Indonesia.  Gula palem dipilih sebagai bahan pemanis alami pada kopi, desert, sauce, dan produk bakery di sana.  Tren ini semakin menguat dengan fakta bahwa banyak nutrisi yang dikandung gula palem di antaranya serat inulin, kaya mineral penting, memiliki indeks glikemiks yang rendah dan secara organoleptik memiliki rasa dan aroma yang khas seperti ada rasa karamel.


Produk makanan & minuman di Industri F&B Indonesia kini banyak yang menggunakan pemanis gula palem.  Mulai dari minuman bubuk instan, biskuit, hingga kue manis dessert kekinian.  Tren pun merambah ke industri makanan ringan dimana clean label snack menjadi value yang ditawarkan produsen makanan ringan kepada konsumen.


Penggunaan gula palem sebagai alternatif sweetener pada bumbu makanan ringan bisa menjadi salah satu inovasi baru yang bisa ditawarkan kepada konsumen.  Pasar internasional sudah menunjukkan permintaan yang tinggi terhadap gula palem. Produsen makanan ringan lokal di Indonesia bisa mengambil kesempatan untuk mengembangkan produk makanan ringan dengan bumbu berpemanis gula palem untuk memenuhi permintaan dari luar negeri.


Inspirasi Seasoning

Diperkuat dengan R&D yang sudah berpengalaman puluhan tahun, berikut adalah inspirasi bumbu tabur dengan pemanis gula palem :


1. Sambal Rujak Bumbu rasa pedas balado dengan pemanis gula palem.  Diperkaya dengan flavor berlapis (layering); manis, pedas, asam dan note fruity, bumbu Sambal Rujak yang kami kembangkan ini sangat cocok untuk base keripik buah, kentang, tempe, dll.


2. Klepon Seasoning Mengangkat desert lokal khas Indonesia, rasa ini berpotensi menjadi salah satu rasa sweet series untuk keripik ubi, popcorn dan keripik pisang.  Manisnya gula palem menambah cita rasa otentik klepon pada setiap makanan ringan.


3. Cinnamon roll  Terinspirasi dari cemilan internasional, manisnya gula aren, susu, dan keju yang diperkuat dengan aroma vanilla dan kayu manis menciptakan seasoning manis yang cocok untuk keripik ubi, corn puff dan rice cracker.


Selain pada makanan ringan, gula palem juga bisa dijadikan salah satu ide baru untuk pengembangan bumbu mie instan.  Salah satu rasa yang bisa dikreasikan adalah Mi goreng Rasa Ayam Bakar khas Indonesia.  Pada resep tradisional di Jawa, sering kali bumbu ungkepnya menggunakan air kelapa untuk mendapatkan rasa manis yang khas.  Dipadukan dengan bumbu mie goreng, terciptalah rasa baru varian mie goreng ayam bakar yang lezat, manis gurih yang khas yang otentik.


NP Foods terus berinovasi mengembangkan bumbu untuk kebutuhan industri makanan. Terbaru kami mengembangkan bumbu yang berpemanis alami dan memiliki nilai indeks glikemiks yang rendah.  Bumbu kami cocok untuk diaplikasikan ke produk makanan ringan dan mie instan.  Dibuat dengan bahan pemanis alami gula palem dan tanpa campuran pemanis buatan memperkuat posisi brand anda dan bisa mengikuti tren saat ini.


Untuk memenuhi permintaan market ekspor kami siap membantu pengembangan bisnis anda! Silahkan hubungi kami untuk permintaan sampel terkait!


Komentar


bottom of page